Suryanation MotorLand | Gudang Garam

Best of the Best

Suryanation Motorland 2018 Palembang

17 October 2018

 

Custom bike bergaya Chopper asal kota Solo milik Yudha Nugraha akhirnya berhasil menjadi jawara di Suryanation Motorland Palembang, Sumatera Selatan. Menjadi kota perdana menjadi momen tidak terlupakan bagi builder yang telah datang jauh-jauh untuk mengikuti Suryanation Motorland 2018. Dengan modal Triumph TR6 Yudha berhasil mengalahkan 110 modifikator dengan karya masing-masing di kawasan PTC Mall, 14 April 2018

Hal menarik dari penyelenggaraan Suryanation Motorland 2018 ini adalah tidak ada lagi regulasi soal regional. Artinya, modifikator dari mana pun bisa datang ke tujuh kota lokasi battle Suryanation Motorland 2018. Hal ini yang pula yang dilihat Yudha Nugraha sebagai sebuah kesempatan. Punggawa bengkel modifikasi Coffee Gasoline ini rela memboyong karyanya dari Solo – Palembang dengan jarak tempuh tak kurang dari 1000 km.

“Saya membaca regulasi dan tahun ini tidak ada peraturan regional. Jadi, saya coba mencari peluang dan mengikuti seri pertama di Palembang,” kata Yudha usai merayakan kemenangannya, Sabtu (14/4/2018). Veni vidi vici sepertinya menjadi istilah yang tepat bagi Yudha. Setelah bersaing dengan banyak pesaing, dia akhirnya bisa menjadi yang terbaik. Mesin Triumph 6T 650 yang dimilikinya menjadi salah satu modal utama. Apalagi, di zamannya mesin yang punya gearboks terpisah ini merupakan salah satu mesin terkencang di tahun 60-an.

Motor garapannya juga berhasil mendapatkan penghargaan dari salah satu juri yaitu Bimo Hendrawan (Bimo Custom Bikes Jakarta) sebagai Pic Builder. Tunggangan eye catching ini juga berhasil merebut titel Best Chopper/Bobber above 250 dan pastinya penghargaan tertinggi yaitu Best of The Best Suryanation Motorland Palembang. Yudha mengaku sangat senang bisa menang di Palembang. Itu berarti peluangnya untuk bertandang ke Eropa sudah di depan mata. Namun, dia mengaku modifikasinya ini akan mendapatkan sentuhan lagi saat tampil di Big Bang Event Suryanation Motorland 2018 di Surabaya nanti.

“Masih ada yang harus saya poles. Tapi, saya akan melihat bagaimana karya pemenang di kota lain. Keuntungan saya adalah punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan motor ini,” ujar Yudha yang menghabiskan waktu 6 bulan untuk menggarap modifikasi chopper ini.

Yudha menyebut pengerjaan di sektor ini diserahkan kepada Dhany Hacka. Seluruh bagian motor dikrom terlebih dulu sebelum memutuskan bagian yang akan dicat. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pembuatan perangkat motor seperti tangki bensin atau knalpot harus sempurna. Alhasil, seperti ini lah tampilan chopper ala Coffe Gasoline yang terlihat klimis setelah kelir biru ini melapisi bagian krom tadi.