Jawara Flat Track Yang Tak Ada Matinya

Jawara Flat Track Yang
Tak Ada Matinya

11 January 2021

 

Ketika Bill Tuman memenangkan kejuaraan nasional AMA Flat Track Grand National Champions di Springfield Mile tahun 1953 bersama Indian Scout, tak seorang pun menyangka ini menjadi kemenangan terakhir Indian Motorcycle setelah dominasinya. Kebangkrutan yang dialami pabrikan motor pertama asal Amerika Serikat tersebut memaksanya untuk kibarkan bendera putih.




Sejak saat itu, rival Indian Motorcycle yang juga adalah pabrikan asal negara Uncle Sam, yakni Harley-Davidson menjadi yang tak terkalahkan di AMA Flat Track Grand National Champions pada kurun waktu 1954 – 1962, sebelum datangnya invasi dari pabrikan Inggris (BSA, Triumph) di era 1960-an. Disusul kemudian masuknya pabrikan Jepang (Yamaha, Honda) di era 1970-an. Sejak saat itu, dominasi terjadi secara bergantian, meskipun Harley-Davidson masih cukup dominan.




Berbagai upaya dilakukan beberapa pihak untuk menghadirkan kembali brand Indian Motorcycle. Namun belum ada hasil yang signifikan, hingga akhirnya Polaris Industries membeli Indian Motorcycle tahun 2011. Dan sejak Agustus 2013, Polaris telah mulai menjual beberapa motor dengan merek Indian yang telah mengusung teknologi modern, namun dengan gaya tradisional yang menjadi ciri khas Indian Motorcycle.

Salah satu motor yang menjadi sorotan adalah Indian Scout FTR750 Flat-Tracker, sebuah motor yang dibangun oleh Indian Motorcycle (kini berubah nama menjadi Indian Motorcycle Manufacturing Company), khusus untuk merebut kembali masa kejayaannya di ajang flat track.

Mengusung mesin V-twin 53° berkapasitas 748 cc (45.6 cu in) lewat perbandingan bore x stroke: 88mm  × 61.5 mm (3.46 in × 2.42 in). Mesin ini menggunakan pendingin cairan, dan mempunyai empat valve per silinder, serta dengan single injector di tiap silindernya. Alhasil mampu menghasilkan tenaga sebesar 109 hp (81 kW) pada 10.000 rpm, dan mampu meraih top speed hingga 210 km/jam!