Suryanation MotorLand | Gudang Garam

Menggali Inspirasi di Museum

Harley-Davidson

23 March 2020

 

Salah satu agenda Suryanation Motorland goes to USA adalah berkunjung ke Museum Harley-Davidson di Milwaukee, Wisconsin. Museum seluas 81.000 m2 ini tidak hanya memperlihatkan sejarah lahirnya Harley-Davidson, tetapi juga akan menjelaskan inovasi dari sisi desain maupun teknologi dari setiap motor keluaran Harley-Davidson. Berawal dari bengkel sederhana, Harley-Davidson memproduksi motor pertamanya pada tahun 1903. Motor yang sudah tidak asing lagi bagi penggemar roda dua ini merupakan motor paling berpengaruh dalam dunia custom, karena sejak awal tahun 90-an para pengguna Harley-Davidson sudah sering meng-custom motornya. Dekatnya motor ini dengan kultur custom membuat museum ini menjadi tujuan penggalian inspirasi Suryanation Motorland. “Kami memang memilih Museum Harley-Davidson sebagai salah satu tujuan perjalanan Suryanation Motorland demi memberikan kesempatan bagi pemenang Suryanation Motorland Battle 2019 untuk mendapatkan inspirasi dan ide-ide segar. Diharapkan nantinya bisa memperkaya custom scene di Indonesia,” jelas Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.  

Museum ini pertama kali dibangun untuk merayakan 100 tahun berjayanya Harley-Davidson dan berhasil menarik 300.000 pengunjung setiap tahunnya. Dibuka untuk umum pada 12 Juli 2008, museum dua lantai ini memamerkan lebih dari 450 motor Harley-Davidson dan ratusan ribu barang bersejarah.

Di sini kita juga bisa merasakan perjalanan Harley-Davidson yang memamerkan koleksi bersejarah dengan kronologi cerita dibalik motor pertama hingga koleksi terakhir dan peristiwa-peristiwa yang mempengaruhi perjalanan Harley-Davidson.


Salah satu area yang menarik di dalam museum ini adalah “The Motorcycle Gallery” yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama memamerkan koleksi klasik dari tahun 1903 - 1940 dan bagian kedua memamerkan koleksi 1940 - sekarang. Selain itu ada juga bagian “Custom Culture” di mana kita bisa melihat motor custom Harley-Davidson yang paling ikonik. 

”Di Museum Harley-Davidson, saya melihat dua chopper paling terkenal, Captain America Bike dan Billy Bike. Rasanya menyenangkan banget bisa menikmati motor-motor chopper keren di negara asalnya. Saya jadi dapat banyak ilmu dan pandangan baru yang menginspirasi saya untuk bangun motor berikutnya di Indonesia,” kata Lufti Ardika, salah satu pemenang Suryanation Motorland Battle 2019 asal Surabaya.

Kunjungan Tim Suryanation Motorland ini tentunya memperkaya pengetahuan dan inspirasi. Ditambah lagi, di tengah tur museum ini tim Suryanation Motorland juga bertemu  motorcycle enthusiast ternama yaitu Scott Jones dari Noise Cycle serta Mark The Butcher dari Rusty Butcher dan akhirnya tim Suryanation Motorlan pun berbincang serta berdiskusi dengan kedua untuk menambah lagi ilmu seputar dunia custom langsung dari ahlinya.