Suryanation MotorLand | Gudang Garam

Profil Juri Mastom

12 October 2018

 
Profile Juri - Tommy Dwi Djatmiko (Mastom) Bukan "Builder" Biasa Berawal dari keinginan untuk bergabung dengan club motor ternama di kota kembang, Bandung 22 tahun silam. Pria bernama lengkap Tommy Dwi Djatmiko alias Mastom akhirnya dikenal sebagai seorang builder. Pasalnya, ia yang saat bergabung dengan Bikers Brotherhood Bandung (BB) menggunakan motor asal Inggris, Triumph merasa tidak ingin sama dengan penampilan standart tungganganya tersebut. Dengan tekad besarnya akhirnya ia mulai "membedah" motor yang terkenal dengan seri Bonneville tersebut. Mengawali karir sebagai builder sejak 1996 Mastom akhirnya resmi memperkenalkan rumah modifikasi miliknya yang bernama Mastom Custom. Dengan basis "motoran" Inggris. Mastom pun mulai mendalami motor lawas khususnya motor yang lahir di benua Eropa. "Awalnya saya ingin sekali bergabung dengan Bikers Brotherhood Bandung (BB), kemudian saya mulai memberanikan diri mengkastem motor Triumph. Uniknya setelah motor jadi dan laku terjual, tawaran buat motor kastem mulai berdatangan. Akhirnya saya mulai membuka bengkel motor kastem bernama seperti nama julukan saya,” ujarnya kepada tim Suryanation Motorland saat ditemui di gelaran main event Suryanation Motorland 2016 lalu. Demi mempertajam pengetahuannya, ia pun tidak segan untuk "berburu" berbagai informasi seputar motor klasik. Salah satu andalan Mastom adalah mengunjungi lapak majalah bekas di seputar kota Bandung. Majalah impor Classic Bike menjadi incarannya yang mengulas seputar profil motor-motor lawas. Sisi lain pria ramah yang lebih senang dikenal sebagai Otomotif Art Work ini pun terbilang unik. Ia senang mempelajari olah raga sekaligus salah satu dari seni bela diri yang berasal dari Jepang bernama Shorinji Kempo. Tidak hanya olah raga bela diri, Mastom pun terbilang mahir memainkan alat musik "betot" bernama Bass. Kecintaan seni dalam darahnya pun juga terlihat dari ratusan keping piringan hitam koleksi pribadinya. Berbagai artis lawas seperti Frank Sintra, Classic Rock, The Beatless dan lainnya pun ia jaga dengan sepenuh hati. Pemilik akun instagram @mastomcustom tahun ini pun kembali terpilih sebagai dewan juri dalam gelaran Suryanation Motorland 2017 dimana ini merupakan tahun kedua dirinya setelah terpilih sebagai juri gelaran Suryanation Motorland 2016 lalu. Atas dasar pengetahuan dan pengalaman dirinya, ia pun tidak hanya dijadwalkan sebagai juri gelaran Suryanation Motorland 2017. Ia juga di jadwalkan meng-edukasi builder lokal dalam rangkaian delapan (8) kota Suryanation Motorland 2017 yang akan dimulai 22 April mendatang. Menurutnya, sebuah karya itu harus memiliki soul atau jiwa yang akan menentukan karakter karya tersebut. Ia pun tidak pernah lelah untuk terus menyemangati builder lokal dan calon builder dimasa mendatang agar untuk tidak ber "plagiat" terhadap satu karya tertentu. "Saya yakin sekali jika karya kita juga sebenarnya sedang dilirik oleh pihak lain khususnya builder dari luar Indonesia, karena karya kita itu bagus-bagus. Sebagai inspirasi pembuka ide bisa saja kita melihat refrensi dari beragam sumber namun, pada prakteknya tetap kita harus mengedepankan kebanggan bangsa Indonesia yang memiliki beragam budaya dan seniman motor.” tutup Mastom. Text: ADMIN/Photo:Gastank