alt

ARTIKEL SURYANATION MOTORLAND

INFORMASI DAN CERITA BAGI PARA PENGGILA RODA DUA

ARTIKEL TERBARU

alt
Berita

Honda Gold Wing 2021 Setelah 41 Tahun Pengembangan Tiada Henti

Honda Goldwing adalah motor turing yang diproduksi Honda, dan diperkenalkan pertama kali di Cologne Motorcycle Show pada Oktober 1974. Kemunculannya ini langsung mendapat sambutan positif, dan Gold Wing menjadi populer di penjuru benua, yakni Amerika, Eropa, Australia dan Asia (Jepang). Adalah Shoichiro Irimajiri, Honda Gold Wing project leader yang mendapat mandat untuk mengeksplor flagship motor yang baru, setelah kesuksesan CB750 superbike tahun 1972. Sepak terjang Shoichiro Irimajiri ini juga perlu disimak. Dia adalah orang yang mendesain mesin multi-silinder Honda di MotoGP dan juga mesin V12 Honda di ajang Formula One di tahun 1960-an! Dari sini bisa dilihat, Honda tidak main-main dalam proyek Goldwing ini. Semua teknologi baru hasil riset dan pengembangan yang dilakukan bisa dipastikan akan dihadirkan di sini. Jadi wajar jika selama sejarah produksinya yang diawali tahun 1975 sampai sekarang, Goldwing telah mengalami banyak sekali perubahan. Secara garis besar, dari awalnya yang mengusung mesin 999cc, 4 silinder sebaris membengkak menjadi 1,832cc, 6 silinder sebaris pada 2001. Dan setelah 11 tahun, pengembangan teknologi dan fiturnya sudah sampai pada aspek keamanan dan kenyamanan pengendara. Lihat saja tahun 2012, Goldwing punya fitur baru seperti sistem pengereman ABS (anti-lock braking system), cruise control, gir mundur elektrik, airbag (opsional), tebeng angin yang dilengkapi pemanas dan bisa disetel, bagasi, sandaran pada jok penumpang, SATNAV atau sistem navigasi yang menggunakan satelit, dan juga sistem audio dengan 6 spiker yang dilengkapi radio dan konektivitas MP3/iPod. Bisa dibayangkan betapa canggihnya motor ini. Lantas seperti apa pengembangan untuk tahun 2021 ini? “Honda selalu mendengarkan para customer-nya. Itulah fakta yang melatarbelakangi model terbaru kami,” buka Lee Edmunds, Senior Manager of Powersports Marketing for American Honda. Lebih lanjut Lee Edmunds mengatakan, pengembangan yang dilakukan menggambarkan permintaan orang-orang yang setiap hari mengendarai motor ini. “Jadi itulah kenapa, sebagai hasilnya, motor ini terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Dan kami selalu menunggu konsumen untuk merasakan perubahan ini.” Perubahan atau pengembangan yang dimaksud pada Goldwing 2021 ini mengacu pada tujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam menempuh perjalanan jauh dengan bermotor. Kita mulai dulu dari rangka, sebab ini yang membadakan Honda Gold Wing 2021 ini dengan generasi sebelumnya. Gold Wing 2021 menggunakan rangka baru Twin Tube Pipe yang terbuat dari alumunium dan diklaim lebih ringan dibandingkan rangka sebelumnya. Kemudian untuk bagian suspensi memakai suspensi depan Double Whisbone layaknya sebuah mobil. Inovasi tersebut menjadikan Honda Gold Wing sebagai motor pertama di dunia yang memakai suspensi Double Wishbone. Sedangkan untuk bagian belakang memakai suspensi Pro Arm dengan sistem Pro-Link yang dikontrol melalui sistem komputer. Berikutnya soal mesin 1.833cc yang diusungnya. Masih menggunakan mesin 6 silinder sebaris (flat six horizontal), dengan empat katup per silinder (bukan dua seperti pada umumnya). Dimensi mesin ini jauh lebih kompak dan lebih ringan 6.2kg. Namun demikian mesin ini mengeluarkan tenaga maksimum sebesar 92.9 kW pada 5.500 rpm dan torsi maksimum mencapai 170 Nm pada 4.500 rpm. Tenaga dan torsi yang besar ditunjang dengan sistem transmisi canggih yang tidak akan kita jumpai pada motor touring lainnya. Transmisi menggunakan teknologi 7-speed automatic DCT yang biasanya digunakan pada mobil sport. Lalu ada pula 4 pilihan Riding Mode yang terdiri dari Tour, Sport, Rain, dan Economy. Setiap modenya terintegrasi pada bagian suspensi yang menggunakan teknologi Electronic Preoload Suspension, sehingga kita bisa menyesuaikan dengan kenyaman berkendara dan kondisi jalan yang kita lalui. Selain itu, Honda juga menyediakan fitur Cruise Control baru yang berguna untuk mejaga kecepatan konstan saat mengendarai Honda Gold Wing. Juga sistem throttle-by-wire yang dioptimalkan teknologi Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang memudahkan pengendara menyesuaikan torsi mesin juga dimiliki motor ini. Nah yang paling menarik, Honda Gold Wing 2018 memiliki fitur Hill Start Assist yang mencegah motor mundur saat berakselerasi atau berhenti di tanjakan. Fitur Hill Start Assist biasanya dimiliki mobil SUV Honda, namun sekarang diaplikasikan pada sebuah sepeda motor. Bukan hanya itu saja, karena masih ada fitur Tire Preassure Monitoring System untuk melihat tekanan angin pada ke dua ban Gold Wing. Berikutnya ada Electric Screen atau tebeng angin elektris yang bisa diatur sudut dan ketinggiannya dari setang kiri. Alhasil pengendara bisa memaksimalkan perlindungan dari angin yang sangat baik, dan juga memberikan ruang dan kebebasan berkendara saat diperlukan. Ada juga layar Dashboard TFT berwarna, dengan dimensi 7 inci yang menyediakan semua informasi untuk sistem audio dan navigasi, serta mode berkendara dan penyesuaian suspensi. Informasi ditampilkan dalam segmen yang berbeda dalam urutan yang sangat fungsional, sehingga pengendara bisa mendapatkan semua data yang relevan dengan pergerakan mata yang minimum. Kecerahan dari layar Dashboard dapat menyesuaikan secara otomatis. Pengendara juga dapat memilih dari 8 tingkat kecerahan. Gold Wing model 2021 ini kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Pengendara dapat memanfaatkan informasi dan konten yang dipersonalisasi di dalam smartphone mereka, seperti nomor telepon dan daftar putar musik. Konektivitas Bluetooth telah diadopsi dan ada dua soket USB Type-C untuk dihubungkan. Speaker baru hadir dan menghasilkan kualitas suara yang luar biasa dengan tampilan yang hidup. Sakelar kontrol audio untuk penumpang tersedia untuk memastikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan; sakelar terletak di bagian atas pannier kanan dan dapat digunakan untuk menyesuaikan volume, berpindah sumber audio dan fast forwarding Sistem navigasi yang ditampilkan pada layar tampilan kristal cair TFT berukuran 7 inci menggunakan gyrocompass, yang artinya panduan navigasi bisa terus berjalan walaupun sedang berada di dalam terowongan di dalam pegunungan sekalipun. Hadir pula fitur baru navigasi seperti pembatalan waypoint atau operasi instruksi ‘go home’ saat berkendara. Peta diperbarui dan juga menawarkan kemungkinan untuk memasukkan hingga 99 way point berbeda untuk perencanaan perjalanan yang lebih terperinci. Gold Wing model Tour dilengkapi bagasi bagian atas lebih besar 11 liter dari sebelumnya. Dengan kata lain, total kapasitas penyimpanan bertambah menjadi 61 liter! Sebagai gambaran, bagasi ini bisa memuat 2 helm full face. Masih soal bagasi, dengan memanfaatkan smart key pengendara cukup tekan tombol yang ada di remote, maka seluruh boks dapat terbuka dengan mudah. Teknologi bukaan hidrolik ini juga memberi kenyamanan akses saat buka dan tutup bagasi. Selain itu, sandaran jok untuk penumpang dibuat lebih rileks lagi melalui sudut kemiringannya, dari 16 derajat ke 23 derajat. Jok juga dibuat dari foam yang lebih tebal lagi, dan lebih tinggi bentuknya. Sebagai tambahan, jok juga mempunyai cover serupa dengan bahan suede atau kulit sintetis, dengan tampilan yang lebih menarik. Honda Gold Wing model 2021 bakal beredar pada Februari 2021 ini di Amerika, dan menawarkan 5 model dengan range harga, dan pilihan warna bervariasi sebagai berikut: Model Warna Harga Gold Wing Tour Air Bag DCT Candy Ardent Red $32,600 Gold Wing Tour DCT Candy Ardent Red, Metallic Black $29,300 Gold Wing Tour Candy Ardent Red, Metallic Black $28,300 Gold Wing DCT Deep Pearl Gray $25,100 Gold Wing Deep Pearl Gray $23,900 Walau begitu, banderol motor cruiser bermesin 1.833 cc dan dual clutch transmission (DCT) versi teranyar ini pasti jauh lebih mahal ketika masuk Indonesia. Sebagai gambaran, Gold Wing model lama dibanderol Rp 1 miliaran. Maka Gold Wing 2021 kemungkinan harganya lebih mahal lagi. Untuk informasi seputar kegiatan Suryanation Motorland yang terkini bisa langsung follow akun Intagram @Suryanation_motorland. Foto: bennetts.co.uk, powersports.honda.com, motorcycle.honda.ca, honda.co.uk

alt
Otomotif

Cover Headlamp Banyak Disuka Karena Tak Sekedar Gaya

Pemasangan cover headlamp di motor custom sekarang ini seolah sudah menjadi keharusan. Bahkan tak hanya untuk gaya atau aliran motor tertentu seperti naked bike, tracker, atau café racer saja. Gaya Jap style pun tidak haram memakai kedok lampu depan ini. “Ya, pinter-pinteran menyesuaikan dengan desain motornya saja,” buka Ari Supriyanto dari Protechnics, bengkel custom yang ada di kawasan Rempoa, Bintaro, Jakarta Selatan. Lebih lanjut Ari yang mengerjakan berbagai model dari mulai motor balap seperti road race, dan motocross, hingga motor custom seperti tracker, café racer, scrambler, bobber, hingga chopper ini, cover headlamp ini sebenarnya bukan untuk gaya-gayaan saja. “Lebih dari itu, cover headlamp sejatinya punya fungsi utama sebagai tempat pemasangan nomor start kalau untuk motor balap. Tapi sekarang ini selain untuk gaya-gayaan, juga untuk tempat menyembunyikan kabel-kabel atau klem selang atau kabel kelistrikan, selain fungsi lainnya untuk melindungi komponen elektrikal yang ada di belakang headlamp juga komponen lain seperti spidometer atau takometer,” jelas Ari. Meskipun demikian Ari berpesan, sebelum memasang cover headlamp ini pastikan dulu modelnya sesuai dengan desain motor secara keseluruhan. “Terutama bagi yang mereka langsung beli jadi. Harus menyatu dengan desain tangki cover bodi lainnya serta garis desain secara umum,” kata Ari. Begitu pula bagi mereka yang memutuskan untuk bikin sendiri cover headlamp ini. “Harus disesuaikan dengan model lampunya seperti apa, berapa ukuran lampunya, mau ada spidometernya apa enggak, juga sesuaikan dengan lebar triple tree (segitiga atas), dan diameter fork depan. Sebab kalau cover headlamp terlalu lebar maka keliatan kedodoran, kalau terlalu kecil juga keliatan aneh.” Karena itu Ari usul sebaiknya pembuatan atau pemasangan cover headlamp ini dilakukan di tahap terakhir proses modifikasi. “Ya supaya bisa menyesuaikan tadi.” Meski demikian, pembuatan cover headlamp ini tidak seribet half-fairing untuk motor-motor gaya café racer atau naked bike. “Jadi harusnya bukan masalah besar. Yang penting sesuai selera pemilik motor, dan fungsinya, serta kesesuaian dengan desain keseluruhan aja,” tutup Ari. Untuk informasi seputar kegiatan Suryanation Motorland yang terkini bisa langsung follow akun Intagram @Suryanation_motorland.

alt
Tips

Awas Kena Tilang! Hindari Modifikasi Motor yang Dilarang Ini!

Sebagai anak motor, rasa ingin memodifikasi tunggangan pasti gak pernah absen Brads. Misalnya mau upgrade performa mesin atau malah langsung ingin mengubah jadi motor custom. Entah dibuat café racer atau tracker terserah selera masing-masing. Eits, tapi sebelum datang ke builder kita wajib tahu dulu modifikasi motor yang dilarang oleh aturan. Biar gak kena tilang Brads! Biasanya motor-motor yang dikustomisasi itu, pasti menerima ubahan besar Brads. Bisa dari dimensinya, kubikasi mesin, sampai beberapa parts wajib seperti spion, lampu sein, dan lampu utama bisa berubah bentuk atau dihilangkan. Nah, hal-hal seperti itu yang sering kali kita lupakan saat membangun motor custom, padahal terdapat aturan lalu lintas yang mengikat soal ini. Jadi, sebelum dibawa sunmori mending cari tahu dulu soal ubahan-ubahan pada motor yang melanggar aturan berlalu lintas. Biar lebih enjoy menikmati quality time bareng teman dan tunggangan. Tren custom yang kian digandrungi belakangan ini Brads, gak bisa dipungkiri emang kalau misalnya salah satu sebab kita pengen custom motor itu karena lagi jadi tren di masyarakat. Mau lagi berangkat ke kantor atau on the way kencan pasti Brads lihat satu atau dua motor custom di jalan. Sosoknya yang menonjol di antara kendaraan lain memang menarik mata kita untuk memperhatikan lebih jauh. Aliran motor custom juga sangat beragam, Brads bisa memilih sesuai selera masing-masing. Atau bisa juga karena ingin mengejar kelebihan dari masing-masing aliran custom. Misalnya saja nih Brads ingin punya motor yang siap dipakai di jalan raya dan tanah. Kalian bisa pilih aliran tracker atau scrambler yang memang peruntukannya untuk adventure di dua alam. Brads lebih selera untuk cruising mulus di jalan raya sambil menarik perhatian orang banyak? Kalau begitu bisa pilih aliran chopper yang dibungkus dengan ban on road dan ground clearance rendah. Kalau gak cocok Brads bisa adopsi genre café racer buat kalian yang speed freak. Nah, terlepas dari aliran motor custom yang ingin Brads terapkan di kendaraan roda dua kesayangan, kalian wajib tahu dulu ubahan apa yang akan dilakukan di motor tersebut. Jangan sampai modifikasi motor yang dilarang nempel di kuda besi kita Brads! Do’s and Don'ts untuk Motor Custom Dalam proses membangun sebuah motor custom, akan banyak terjadi ubahan-ubahan dan modifikasi yang dilakukan agar hasilnya maksimal. Bagian bodi dan bentukan motor pasti akan diubah untuk menyesuaikan dengan aliran yang dipilih. Apalagi kalau misalnya basis motor yang dipakai kurang sesuai untuk aliran custom pilihan. Nah sebelum melakukan kustomisasi pada motor, yuk Brads simak dulu modifikasi motor yang dilarang oleh aturan berlalu lintas. Toh sebenarnya modifikasi atau custom motor itu sebenarnya halal kok, asal memenuhi keselamatan berkendara. 1. Knalpot Kalau mesin sudah dioprek untuk performa lebih gahar, sektor knalpot juga biasanya akan ikut diubah Brads. Sebenarnya penggantian knalpot tidak akan menjadi masalah berarti bagi pihak kepolisian asalkan mengikuti persyaratan. Yaitu, suara yang dikeluarkan masih dibawa ambang batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 7 tahun 2009, tingkat kebisingan motor dengan kubikasi 80cc hingga 175cc itu maksimal 83 desibel (dB). Bagi motor di atas 175cc batas maksimal kebisingan di angka 80 dB. Jadi asal, penggantian knalpot tidak melebihi batas yang ditentukan tidak akan menjadi masalah Brads. 2. Menghilangkan Alat Keselamatan Alat keselamatan seperti lampu utama, rem, sein dan spion biasanya akan berubah bentuk Brads saat dilakukan kustomisasi. Nah bagian-bagian ini sebenarnya tidak boleh dilakukan ubahan yang keluar dari standar pabrikan Brads. Menurut pasal 285 Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sanksi yang dikenakan bagi pelanggar tersebut adalah denda paling besar Rp 250.000 atau kurungan maksimal 1 bulan. Kalau sudah terlanjur diubah, Brads tetap bisa membuat kustomisasi tersebut street legal kok. Caranya dengan melakukan uji fisik kembali di Dinas Perhubungan setempat. Tentu akan merogoh kocek lagi untuk biaya ujinya. 3. Mengubah Bentuk dan Dimensi Perubahan bentuk dan dimensi pada sepeda motor custom memang sulit untuk dihindari. Tetapi kalau memang harus Brads bisa kok melegalkan ubahan yang sudah dilakukan dengan melakukan pengajuan ke Samsat tempat motor didaftarkan. Permainan di rangka motor juga perlu ekstra hati-hati Brads. Perubahan bentuk yang dilakukan tidak boleh menghilangkan nomor seri yang telah menempel sebelumnya. 4. Mengubah Kapasitas Mesin Kalau ini sih sudah jelas Brads, menaikkan kubikasi mesin merupakan hal yang dilarang oleh aturan. Soalnya akan ada perbedaan antara yang terdaftar di Samsat dan STNK dengan kondisi asli di mesin motor, terus juga tingkat emisi yang dikeluarkan akan berubah. Tapi kalau sudah terlanjur ubahan tersebut bisa didaftarkan ke pihak terkait untuk dilakukan tes ulang. 5. Mengubah Warna Motor Bermain warna pada sepeda motor sulit untuk dihindari Brads, soalnya akan menjadi visual utama dan pertama yang kita lihat. Terus juga harus dicocokkan dengan aliran custom yang ingin diaplikasikan. Rupanya, pengubahan warna ini menjadi ilegal ketika tidak diajukan perubahan ke Samsat. Soalnya hal ini akan berkaitan dengan status dan legalitas motor yang terdaftar Brads. Kalau terdapat perbedaan antara di STNK dan BPKB dengan aslinya, bisa-bisa motor diangkut oleh kepolisian. Modifikasi Motor yang Aman Nah, kira-kira seperti apa sih modifikasi motor yang aman? Berikut salah satu contoh dari modifikasi motor Triumph Thruxton 900 keluaran tahun 2004 yang dimodifikasi dengan dua model liquid cooled, yaitu Triumph Thruxton dan Triumph Thruxton R. Motor custom itu memang menarik dan menjadi perhatian di jalan Brads. Terus juga akan muncul kebanggaan tersendiri buat kita sebagai pemiliknya. Nah, tapi perhatikan dulu modifikasi motor yang dilarang oleh pemerintah, biar motor kita tetap street legal.

alt
Otomotif

Mengenal Sejarah Motor Custom Tracker

Aliran motor custom itu bermacam-macam, ada lowrider, Thailook, chopper, bobber, tracker, dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak aliran dalam mengubah bentuk motor, motor custom tracker selalu memiliki penggemar tersendiri. Soalnya, motor yang membawa serta jiwa balap dirt track ini selain sporty juga bisa dipakai adventure kemanapun kita mau pergi Brads. Untuk mengenal lebih dalam motor custom tracker kita harus mengerti dulu sejarah dari perkembangan motor custom ini. Karena bisa dibilang aliran tracker ini lahir dari dunia motorsport alias balap dirt track yang berkembang di tahun 1900-an. Asal Muasal Motor Custom Tracker Motor custom tracker lahir dari era 1950-an di Amerika Serikat Brads, waktu itu balapan dirt track dengan sirkuit oval beralas tanah lagi ramai di sana. Motor-motor yang ikut ajang balap ini biasanya berasal dari naked bike yang diubah bentuknya biar bisa ikut balapan. Brads, perubahan bentuknya yang dilakukan buat ikut balap flat track ini disesuaikan dengan kondisi balap yang akan diikuti. Seperti body termasuk tangki yang dirampingkan agar lebih ringan dan aerodinamis, riding position yang tinggi. Terus juga knalpot yang dibuat lebih tinggi, penggunaan single seater, hingga ducktail a la café racer yang meruncing dan rata. Nah belum lagi, ban yang diganti dengan dual purpose karena penggunaan di tanah. Terus juga sektor shock breaker dipilih yang lebih cocok dengan medan. Karena dipakai di ajang balap, gak ada tuh headlamp di motor custom tracker. Posisi headlamp diganti dengan nomor punggung si pembalap. Terakhir juga penggunaan skid plate untuk melindungi mesin. Motor custom tracker pun mengikuti spesifikasi di atas untuk bagian yang diubah. Tetapi, karena digunakan di jalan raya, penggunaan headlamp tetap dipertahankan agar tetap aman digunakan Brads. Jenis Motor Custom Tracker yang Diminati Saat Ini Motor custom tracker emang gak ada matinya, Brads! Selalu punya penggemar tersendiri dan cocok di mata penggemar motor lainnya bahkan orang awam. Karena itu, kalian bisa baca nih tiga jenis modifikasi motor custom tracker yang lagi hype. 1. Flat Tracker (sumber: bikeexif.com) Seperti namanya, jenis flat tracker mengikuti persis bentukan motor yang ikut ajang balap dirt track. Para modifikator yang membangun motor jenis ini berusaha keras agar hasilnya period correct dengan era balap dirt track puluhan tahun lalu. Sehingga kesan retro dan melegenda muncul di hasil garapan flat tracker. Tapi ingat Brads, jenis ini gak street legal, karena persis mengikuti era keemasan dirt track. Di mana gak ada lampu, spion dan lampu sein yang menempel di motor. Cocoknya untuk kontes atau turun balap. 2. Street tracker (sumber: bikeexif.com) Kalau jenis street tracker adalah turunan dari flat tracker yang disesuaikan agar bisa digunakan juga di jalan raya. Ciri khas motor custom tracker seperti body ramping dan ban dual purpose tetap ada. Tapi, ditambahkan lampu, tempat plat nomor, lampu sein dan spion agar gak melanggar aturan. 3. Board Tracker (sumber: gridoto.com) Jenis board tracker berakar dari ajang balap di Los Angeles Motordrome, USA, yang hits pada awal 1900-an Brads. Nama board tracker muncul karena konstruksi dan bentuk motor yang ikut balap saat itu sangat sederhana. Wujud board tracker biasanya terdiri dari frame yang rigid, fork depan dengan model girder, bentuk tangki yang lurus memanjang di bawah rangka. Serta diameter velg yang sangat lebar seperti velg sepeda. Pendeknya, motor board tracker itu kayak sepeda yang ditempel mesin buat ikut balap. Aliran motor custom tracker tetap akan ramai disukai, lho, Brads! Kesan gahar dan kemampuan dua alamnya tetap jadi nilai unggul yang jadi pertimbangan untuk custom bentuk motor ini. Kalau mau bangun satu, pastikan kalian mengetahui jenis motor custom tracker mana yang kalian inginkan, ya!

alt
Tips

Pilih Ban Custom yang Tepat dengan Aliran Modifikasi Lo

Brad membangun motor custom yang proper butuh perencanaan yang sangat matang. Selain budgeting yang harus sesuai, daftar suku cadang yang ingin dipasang juga harus sesuai sama aliran yang dipilih. Termasuk juga dengan ban custom, jangan sampai asal memilih. Soalnya penggunaan ban yang cocok dan sesuai dengan aliran motor bisa mempertegas aksen dari motor yang Brad bangun. Penggunaan ban motor sebaiknya memang sesuai dengan aliran custom yang dipilih biar motor terkesan gak keluar jalur atau asal bangun. Tetapi Brads walaupun memilih ban yang sekiranya satu aliran, perlu juga perimbangan lebih jauh soal corak, alur dan lebar tapak ban. Sebaiknya sebelum memutuskan membeli ban custom Brad pelajari dulu jenis-jenis ban buat motor custom yang ada di pasaran. Biar gak ada lagi tuh istilah salah beli. Tren Custom dan Ban Pilihannya Tren motor custom di masyarakat memang sedang digandrungi sekali. Brad bisa melihat tiap Sunmori setidaknya ada satu, dua motor yang dikustomisasi sedang asyik riding. Biasanya motor yang sudah beredar itu, pasti menggunakan ban khusus yang sesuai dengan aliran masing-masing. Saat pemilihan ban custom untuk motor Brad perlu memperhatikan beberapa hal biar gak salah beli. Pertama yang perlu diperhatikan adalah ulir ban yang akan dipilih. Bentuk kembangan motor yang beragam itu untuk memenuhi kebutuhan bikers. Lalu perhatikan juga ukuran ban yang akan dipilih, kalau Brad masih menggunakan pelek bawaan motor lebih baik menaikkan ukuran ban hanya dua tingkat. Soalnya, kalau tidak mengikuti lebih dari itu ban motor bisa bersentuhan dengan suspensi dan juga spakbor. Macam-macam Jenis Ban Custom Brads di pasaran jenis ban yang dijual itu beragam, mulai dari ukuran, desain alur hingga pola kembangan. Akibatnya beberapa dari kita mungkin merasa bingung untuk memilih karena opsi yang bertebaran, bahkan untuk ukuran ban sudah biasa nempel di motor kita. Apalagi ban custom, perlu jenis ban yang sesuai bentuknya agar masuk dengan pakem aliran custom yang dipilih. Untuk itu Brad bisa baca nih tiga merk ban motor yang jadi favorit builder saat membangun motor custom. 1. Firestone Ban buatan Taiwan ini sangat proper untuk dipasangkan dengan motor chopper. Karakter ban ini, biasanya memiliki dinding ban lebih tinggi dari yang umumnya beredar di pasaran. Selain itu tulisan FIRESTONE berkelir putih yang bisa ditambahkan white wall bisa menambah kesan klasik pada motor.Bukan Cuma itu pola ulir di tapak ban juga lebih sederhana desainnya, pilihan ulir ada garis lurus atau zig-zag di permukaan ban. Brad bisa memilih tipe Deluxe Champion, Coker Diamond Tread dan Ribbed Dirt Track. 2. Shinko Kalau yang satu ini juga jadi salah satu pilihan pertama buat builder. Harga yang relatif terjangkau serta kualitasnya yang bagus menjadi alasan ban ini banyak dipilih. Untuk motor custom beraliran café racer, street tracker, bobber dan lain-lain biasanya menggunakan ban ini. Buat kalian yang memilih aliran dua alam seperti tracker atau scrambler memang paling cocok menggunakan ban jenis ini. Buat dua aliran tersebut biasanya menggunakan ukuran 120-17, 150-17 dan tersedia pilihan hingga ukuran velg 19 inci. 3. Avon Buat penggunaan ban jenis ini biasanya digunakan di motor-motor besar macam Harley-Davidson. Ban jenis ini sendiri tersedia beberapa tipe seperti Avon Speedmaster, MK-II, Roadrunner dan Roadrider. Variannya sendiri tersedia dari lingkar 16 hingga 21 inch. Aliran motor yang cocok dengan ban custom ini yaitu, yang berkonsep bobber atau chopper. Peringatan untuk Tetap Menjaga Keamanan Ban Walaupun ban sudah diganti dengan yang proper Brad gak boleh khilaf soal keamanannya. Jangan sampai mengganti ban hanya dengan tujuan estetika saja tapi tidak memperhatikan sisi keselamatan yang lebih penting dan utama. Kalau ban yang digunakan tidak sesuai dan asal pilih handling motor pasti akan terdampak langsung. Pengendalian motor bisa terasa lebih kaku dan melawan daripada sebelumnya dan beresiko merusak kaki-kaki kalau tidak diubah. Selain itu sisi kenyamanan pun akan terganggu dengan bantingan motor yang lebih keras dari sebelumnya. Berikutnya tarikan motor pun akan terasa lebih berat kalau ukuran ban naik terlalu tinggi. Pabrikan sudah menghitung dengan pasti tenaga yang keluar dengan beban kendaraan. kalau ban naik tapi mesin tidak dioprek, tentu akan membutuhkan kerja lebih berat dari mesin untuk menggerakkan motor. Brads setelah baca ini mengganti ban custom pasti akan terasa lebih mudah. Yang terpenting jangan sampai perubahan yang dilakukan malah jadi membahayakan.

ARSIP ARTIKEL

FILTER

KATEGORI ARTICLE

Semua Artikel

Merupakan pilihan dari kumpulan artikel Suryanation Motorland yang akan memberi kamu wawasan yang semakin luas

84 Artikel

URUTKAN

84 Artikel